Logo Loader

Serahkan Bantuan Bibit Sayuran Dan Pupuk Kepada 4 Kelompok KWT

DINAS KETAHANAN PANGAN 04 Juni 2025 11 bulan yang lalu 41 kali dibaca
Blog Image
Email :
Sebagai langkah mendorong peningkatan hasil panen sayuran dan mendukung program Kampung Pangan. Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan bantuan bibit sayuran dan pupuk kepada kelompok wanita tani (KWT) Kartini Tani di Kampung Purwodadi, KWT Karya Wanita Kampung Awai, KWT Lingau Kanaan Kampung Intu Lingau, KWT Margo Mulyo Kampung Rejo Basuki. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kampung Pangan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di daerah, Rabu (28/5).
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Rachel Pakkung AMG SKM M AP menjelaskan dalam menyambut pelaksanaan makan bergizi gratis tentunya membutuhkan bahan pangan yang memadai untuk mensukseskan program Bapak Presiden dan meningkatkan perkonomian masyarakat Kubar. Turut hadir Sub Koordinator Penganekaragaman Konsumsi Pangan Mira Astuti SP, Petinggi, BPK, PPL dan anggota KWT.
Rachel menambahkan kegiatan ini juga bertujuan mendukung serta mendorong KWT untuk swasembada pangan dengan menanam buah dan sayur. Oleh sebab itu Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan bibit sayuran agar kampung pangan bisa menjadi contoh bagi kampung-kampung lain.
Bantuan yang diberikan meliputi bibit berbagai jenis sayuran seperti Kangkung, cabai, tomat dan terung ungu serta pupuk, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil panen KWT. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada perwakilan KWT di wilayah yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut Rachel menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah untuk mendukung kelompok tani dalam meningkatkan hasil pertanian mereka. KWT di Kampung Purwodadi, Awai, Intu Lingau dan Rejo Basuki.
Dalam kesempatan tersebut Kabid K2P mengharapkan dengan adanya bantuan ini, KWT diharapkan dapat meningkatkan produksi sayuran, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi pada ketahanan pangan di daerah. Selain itu pula sesuai program Pemkab Kutai Barat bertekad agar Kubar mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pangan lokal, salah satunya jagung dan singkong yang dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras, terang Rachel.
Kami mendorong masyarakat agar dapat dapat memanfaatkan pangan lokal seperti singkong, ubi, jelai, jagaq dengan prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) untuk menjadi salah satu pilihan dalam konsumsi pangan. Mari semuanya terus mendukung pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan terutama terkait ketahanan pangan kedepannya,ucapnya.